Kursus / Bimbel / Aplikasi PLC

Programmable Logic Controllers

Alat pengontrol yang dapat diprogram secara logika.

adalah sistem kontrol yang dapat diprogram untuk menganalisa sinyal input kemudian mengatur keadaan output sesuai dengan keinginan pemakai. yaitu sebagai pengganti rangkaian relay sequensial sebelumnya.

Fungsi dari PLC adalah :
1.Sebagai Kontrol Sekuensial, yaitu PLC menjaga agar semua step / langkah dalam proses berlangsung dalam urutan yang tepat.
2.Monitoring Plant, memantau sistem : temperatur, tekanan, tingkat ketinggian dan mampu mengambil tindakan yang diperlukan sehubungan dengan proses yang dikontrol (misalnya nilai sudah melebihi batas) atau menampilkan pesan tersebut ke operator.
3.Fungsi Khusus, yaitu mempunyai fungsi sebagai pemberi masukan (input) ke CNC (Computerized Numerical Control) untuk kepentingan pemrosesan lebih lanjut.
4.Implementasi PLC dalam hal :Relay Logic Penguncian (Locking), Pencacahan (Counting), Penambahan, Pengurangan, Pewaktuan (Timing), Kendali PID, Operasi BCD, Manipulasi Data, Pembandingan, Pergeseran

#Programmable, menunjukkan kemampuan dalam hal memori untuk menyimpan program yang telah dibuat yang dengan mudah diubah-ubah fungsi atau kegunaannya.
#Logic, menunjukkan kemampuan dalam memproses input secara aritmatik dan logic (ALU), yakni melakukan operasi membandingkan, menjumlahkan, mengalikan, membagi, mengurangi, negasi, AND, OR, dan lain sebagainya.
#Controller, menunjukkan kemampuan dalam mengontrol dan mengatur proses sehingga menghasilkan output yang diinginkan.


Contoh PLC Siemens S7-400 + mode redundant (sistem 2 PLC, jika satu plc mati/fail maka yang satu akan membackup sehingga proses tidak terganggu).

PLC umumnya terdiri dari 2 bagian, yaitu CPU dan Modul/bagian yang terhubung ke field (sensor, transmitter, dsb).Contoh Modul PLC :

  • Digital Input: untuk menerima sinyal, biasanya 24VDC, modul ini biasanya dihubungkan ke level switch (untuk mengetahui apakah sebuah air sudah pada posisi penuh atau belum), auxiliary contact pada breaker (untuk mengetahui breaker on atau off).
  • Digital Output: modul ini berfungsi untuk mengeluarkan sinyal, biasanya 24VDC, modul ini sering digunakan untuk ke relay (untuk memberikan perintah relay untuk on/off).
  • Analog Input: modul ini berfungsi untuk menerima sinyal analog, seperti 4-20mA, 0-10Vdc, modul ini digunakan untuk menerima sinyal dari pressure transmitter, level transmitter, temperature transmitter, dan transmitter lainnya.
  • Analog Output: modul ini berfungsi untuk mengeluarkan sinyal analog, seperti 4-20mA, 0-10Vdc, modul ini digunakan untuk memberikan perintah, biasanya ke control valve, untuk membuka dari 0-100%.
  • modul PLC modbus, komunikasi antar unit menggunakan teknologi profibus
  • modul PLC ethernet, komunikasi antar unit menggunakan teknologi jaringan/profinet


Peralatan Analog yang Berhubungan dengan PLC al:
INPUT :
Flow transmitters, Pressure transmitters, Temperature transmitters, Position transmitters, Level transmitters,

OUTPUT :
Electric motor drives, Analog meters, Chart data recorders, Process controllers, Variable speed drives,

Peralatan Digital baik input maupun output al:
INPUT:
Selector Switch, Temperature Switch, Flow Switch, Level Switch, Pushbutton, Motor starter contacts, Limit Switch, Pressure Switch, Relay Contact

OUTPUT:
Annunciator, alarm light, Electric fan, Indicating light, Electric valve, alarm horn, Selenoid valve, Motor starters

PRINSIP KERJA PLC
dibangun dari mikroprosesor untuk memonitor input (Analog/Digital input card) lalu dianalisa sesuai dengan kebutuhan perencana (programmer) untuk mengontrol keadaan output (Analog/Digital output card). Dimana, Setiap input dan output tersebut mempunyai alamat tertentu sehingga untuk mendeteksinya mikroprosesor memanggil berdasarkan alamatnya.


Di dalam PLC juga dipersiapkan pengalamatan timer yang dapat dibuat dalam konfigurasi on delai , off delai, on timer, off timer dan lain- lain sesuai dengan programnya.
Untuk melaksanakan sebagai kontrol system, PLC ini didukung oleh Aplikasi Bahasa Programnya (Ladder diagram (LD) Instruction List (IL), Structured Text (ST), Function Block Diagram (FBD), Sequential Function Charts (SFC)).

Peralatan input dapat berupa sensor photo elektrik, push button pada panel kontrol, limit switch dsb. Peralatan output dapat berupa switch yang menyalakan lampu indikator, relay yang menggerakkan motor atau peralatan lain yang dapat digerakkan oleh sinyal output dari PLC.
Selain itu PLC juga menggunakan memory yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang melaksanakan fungsi-fungsi khusus seperti : logika pewaktuan, sekuensial dan aritmetika yang dapat mengendalikan suatu mesin atau proses melalui modul-modul I/O baik analog maupun digital.
Berdasarkan jumlah I/O dan kompleksitas dari kebutuhannya, PLC dikategorikan: Micro PLC, Small PLC, Medium PLC,Large PLC.

Cara Memilih Kebutuhan PLC
  • Memahami Kebutuhan Sistem Kontrol Yang Anda Inginkan
  • Menentukan Kebutuhan I/O : Jumlah digital dan analog I/O & Kebutuhan I/O dengan fungsi khusus
  • Menyusun flowchart kontrol sistem
  • Menentukan tipe kontrol system: Individual control / Centralized control / Distributed control
  • Register Semua Input & Output Yang Berhubungan Dengan Terminal (I/O) PLC
  • Menentukan Bahasa Program Dan Fungsi-Fungsi
  • Pertimbangan Kapasitas Memory
  • Mengevaluasi Kebutuhan Scan Time Processor
  • Menentukan Kebutuhan Peripheral

Keunggulan PLC

  • Sistem Kendali Fleksibel, hemat ruang dan rapih
  • Harganya Lebih Murah
  • Jumlah Kontak yang Banyak (16-32 kontak, sedang relay :4-8 kontak)
  • Support RePemrograman dan Koreksi dengan Mudah
  • Bermacam-macam varian bahasanya :Ladder Logic Diagram, Mneumonic dan Function Block Diagram
  • Menyederhanakan Komponen-Komponen Sistem Kendali
  • Keamanan dan kestabilan Terjamin (adanya fitur redundant, penguncian dsb)
  • Adanya Record Data dan Interface yang dinamis (Bus, Ethernet, Serial)
  • Upgrade Sistem dan Komponen /Modul Lebih Cepat



Komponen Lengkap PLC

Software PLC
PLC OMRON : Cx One 4.3
PLC Siemens: Simatic Step 7 /TIA portal
PLC Allen Bradley: RSLogix 5000
PLC Schneider Electric: Unity Pro XL V8.0 (Modicon M340)
PLC Mitsubishi: GX Works3 ( MELSEC iQ-R dan MELSEC iQ-F Series )
PLC GE : iFIX HMI SCADA v5 - v6


Referensi:
https://www.se.com/id/id/faqs/FA378339/
https://ndoware.com/kelebihan-plc.html
https://community.exchange.se.com/t5/PLC-Club-Indonesia/bd-p/plc-club-indonesia-forum


Kursus Reguler PLC

Target Belajar PLC al penguasaan dalam hal :

Maaf teman-teman... Kursus / Workshop PLC untuk Kelas Reguler / MHS sedang dalam tahap penyelesaian... U Kursus atau Workshop sudah ada hanya untuk saat ini masih dalam kategori Kelas BIMBEL / Studi Kasus dan...silakan hubungi Admin untuk info lebih detail....

Terimakasih atas perhatiannya....


Komunikasi Protokol PLC

Kini....meskipun beda brand yang notabene beda protokol tetapi antar PLC yang sama atau beda brand bisa berkomunikasi dengan protokol standard yang ditetapkan, misalnya : OPC, Modbus, DeviceNet, Foundation Fieldbus, Profibus, Profinet, dsb


NoProtokol / KabelBaud RateLengthNode
1.Ethernet100 Mb/s(Beberapa KM)255
2.Profibus5-12 Mb/s15 Km127
3.MPI19.2- 38.4 Kb/s50 m32
4.PPI187.5 Kb/s500 m1
5.DH230.4 Kb/s3.048 Km64
6.Control Net5 Mb/s30 Km
7.Device Net500 Kb/s0.48764
8.USB Adapter57.6 Kb/s10 m1
9.PC Adapter9600 Kb/s15 m1
10.RS-23219.2 Kb/s10 m1
11.RS-48510 Kb/s1.2 Km32


Secara Umum, Protokol dominan untuk sistem otomasi saat ini adalah Profibus (maksimal 12 Mbps) dan Profinet (xx Gbps).

Profibus

menggunakan rs485, variannya al: profibus DA(DecentraliSasi Peripheral) profibus PD, profisafe, Profidrive, profibus D9 dll. keuntungan profibus DP yakni mempunyai komunikasi yang sangat umum dan dapat di koneksi dengan berbagai merk. Penggunaan profibus DP untuk modul input/output, sensor drive, PLC dan sebagainya.

Profinet

menggunakan RJ45/ ethernet mempunyai kecepatan Pengiriman data mencapai gigabyte.Support untuk IO input/output dan component-based automation.


Merek Merek PLC yang Bisa Dipelajari di LP2MARAY

Saat ini banyak merek serta type PLC yang dipakai di industri. Masing masing PLC memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Tinggal pilih saja bedasarkan kebutuhan serta tebal kantong anda. Berikut beberapa merek serta type PLC yang banyak dipakai di industri :
1.    allen Bradley
JenisType PLCGambar
Logix-5 FamilyPLC-5 
Logix-500 FamilySLC-500 
Micrologix 
Logix-5000 FamilyControlLogix 
CompactLogix 
FlexLogix 
2.    Siemens
JenisType PLCGambar
Micro PLCS7-200 
S7-1200 
Modular PLCS5-115U 
S7-300 
S7-400 
3.    Omron
JenisType PLCGambar
Micro PLCCPM1A 
CP1E 
CP1L 
Basic PLCCJ1M 
CQM1H 
ModularCJ1H/CJ1G 
CS1H/CS1G
4.    Schneider
JenisType PLCGambar
Micro PLCModicon M340 
Machine Control PLCModicon Premium
Process Control PLCModicon Quantum
Programmable ControllerTwido 
Smart RelayZelio 
5.    Mitsubishi
JenisType PLCGambar
Compact PLCMELSEC FX3UC 
MELSEC FX3G
MELSEC FX1N
MELSEC FX1S
Modular PLCQ-Series Q00UJCPU
Process ControlQ12PHCPU

PILIHAN JENIS KURSUS