INFO KURSUS LARAVEL LP2M ARAY


default image lp2maray.jpg

PENDAHULUAN LARAVEL

Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC (model view controller). Laravel adalah pengembangan website berbasis MVP yang ditulis dalam PHP yang dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan, dan untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan aplikasi dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu.

MVC adalah sebuah pendekatan perangkat lunak yang memisahkan aplikasi logika dari presentasi. MVC memisahkan aplikasi berdasarkan komponen- komponen aplikasi, seperti : manipulasi data, controller, dan user interface.
Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi
yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain.
View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa dikatakan berupa halaman web.
Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view.


Beberapa fitur yang terdapat di Laravel :



Tujuh Alasan memilih Framework Laravel :

(Reff: https://medium.com/laravel-indonesia/)
  1. Menghindari Repetitive Work
    Membangun berbagai fitur di website itu cukup memakan waktu. Terlebih jika kita membangunnya sendiri. Itulah sebabnya, dalam industri web itu ada yang namanya NIH (Not Invented Here). Jadi, untuk beberapa fitur web, kita serahkan ke library lain yang bukan hasil buatan kita.
    Contoh sederhananya adalah fitur export excel. Fitur ini sangat sering saya temui dalam membuat website. Bisa saja saya membuat library sendiri yang merubah file teks biasa menjadi excel, tapi pasti memakan waktu. Oleh karena itu, fitur ini selalu saya percayakan ke library PHPExcel.

  2. Security
    Keamanan aplikasi merupakan nomor satu dalam mengembangkan website. Terlebih jika website tersebut menyimpan banyak data yang sangat penting.
    Keamanan merupakan hal yang terus berkembang. Riset terus dilakukan. Tiap hari celah baru ditemukan. Begitupun dengan penutup celahnya. Mengikuti perkembangan keamanan aplikasi PHP, misalnya di phpsec, exploit-db, sensiolabs security, dsb bisa cukup melelahkan dan menyita waktu. Terlebih bagi seorang single fighter developer, sudah capek bikin website, tambah capek lagi ketika websitenya di hack.
    Sekiranya ada lubang keamanan di framework ini, tentu akan banyak developer lain yang tahu. Dan, penutup celah keamanan ini akan segera dirilis. Misalnya seperti celah keamanan ini. Untuk menutup celah ini, saya tinggal mengupdate versi laravel ke versi terbaru. Selesai.

  3. Quality
    Laravel akan menjadi fondasi dari aplikasi yang kita bangun. Jika kita hendak membangun rumah, tentunya fondasi yang kokoh dan kuat akan menopang rumah yang besar. Bahkan, gedung pencakar langit sekalipun bisa dibangun diatasnya.
    Jadi, begitulah Laravel. Dimulai dari stKitar code yang mengikuti PSR0 dan PSR1. Begitupun dengan syntax dari framework ini, ada ratusan test yang berjalan ketika sebuah syntax baru dimasukkan ke dalam framework ini. Jadi, kita bisa memastikan bahwa framework ini benar-benar solid dan aman. Siap menjadi fondasi dari aplikasi kita, sebesar dan sekompleks apapun.

  4. Memudahkan Teamwork
    Jika ada developer baru yang masuk ke project, dia cukup mempelajari dokumentasi resmi Laravel. Ini akan sangat menghemat waktu. Bahkan, ada penulis buku yang berani menjamin Kita paham Laravel dalam seminggu. Suatu saat dia menemukan fitur yang tidak dipahami dari Laravel, dia cukup buka google dan lautan informasi akan datang menghampirinya. Ada pula forum resmi maupun tidak resmi yang siap menjawab pertanyaannya. Simple kan?

    Yap, memang ada kepuasan tersendiri ketika kita membuat framework sendiri. Tapi ingat, framework yang solid itu tidak hanya dibangun dari codebase yang kompleks dan arsitektur yang berlapis-lapis. Tapi, ditambah pula dengan dokumentasi yang lengkap dan codebase yang selalu diaudit dari berbagai masalah keamanan dan performa.

    Saran :untuk pekerjaan yang akan dikerjakan oleh banyak orang, mari gunakan framework yang banyak digunakan orang lain.
  5. Interoperability
    Jika Kita hendak membangun aplikasi open source, Kita harus memastikan codebase yang digunakan dipahami oleh banyak orang. Dengan begitu, akan lebih banyak orang yang akan berkontribusi di project tersebut.
    Laravel dengan popularitas dan berbagai kelebihannnya menjawab masalah itu. Dapat kita temui banyak project opensource menggunakan Laravel, misalnya Flarum, sebuah aplikasi forum yang dibangun diatas Laravel dan EmberJS.

  6. Hemat Biaya
    Beberapa hal berikut yang akan mengeluarkan biaya ketika Kita menggunakan PHP native atau membuat framework sendiri:
    1. Membuat dokumentasi penggunaan
    2. Membuat dokumentasi API framework
    3. Maintenance security
    4. Maintenance bug
    5. Maintenance performa
    6. dll.
  7. Hemat Waktu
    Dengan berbagai abstraksi yang dilakukan Laravel, Kita dapat lebih fokus memikirkan logic bisnis dari aplikasi yang Kita buat.



Kelebihan Laravel

Adapun beberapa kelebihan dari Laravel adalah

 



Silabus Materi Laravel:

Durasi 5Hari @3jam Biaya : 1.000.000;
Konsep dan Implementasi MVC
Pengenalan Tipe Data,Komponent StKitard dan Latihan Pemrograman 
Membuat Kalkulator via Button, Radio,CheckBox,ListBox

Mengenal Struktur Menu, 
Manipulasi String (String dan regular expression),
Mendesain View Interface,
Tipe Data, Operator, iterator + Latihan program 
Membuat Aplikasi kalkulator Toko Klontong

Teknik Pemrograman,
Koneksi Database,
CRUD(Create Read Detail Update Delete Search Database)
Latihan Aplikasi

Mengakses Database,
Implementasi Database pada menu Login
Implementasi Database pada menu List
Implementasi Database pada menu Search
Implementasi Database pada menu Paging

Database Lanjutan,
Koneksi 2 tabel,Query,
Bonus Mempaketkan pustaka dalam pemrograman
Membuat Relasi dan Report
Latihan Program & Evaluasi.



Tutorial

Link Pembelajaran LP2M ARAY