1. Pajak , Brevet dan Office
  2. Accounting Excel
  3. Accounting MyOB
  4. Accounting Acccurate
  5. Accounting TAX
  6. e-TAX
  7. Pajak Terapan
  8. Pajak U HRD
  9. Pajak Brevet A
  10. Pajak Brevet B
  11. Pajak Brevet C
  12. Ms.Office
  13. Ms. Excell Lanjutan
  14. Ms. Outlook

Lembaga Peduli Pendidikan Masyarakat

Jl. Raya Lenteng Agung No 6 / Gg Realita Seberang Halte Kampus UI Depok 021-22712148 | 081294749250 | 082111476069 | 085279959498 |
Desktop | Web | Mobile | Database | Project | Olah Data | 2d / 3d | Audio Video | Embedeed System | ERP | Cloud / Server | Pajak | Sertifikasi | Tentang |

INFO KURSUS PAJAK UNTK HRD LP2M ARAY


default image lp2maray.jpg


PENDAHULUAN PAJAK UNTK HRD

Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak tidak akan merasakan manfaat dari pajak secara langsung, karena pajak digunakan untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi. Pajak merupakan salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemungutan pajak dapat dipaksakan karena dilaksanakan berdasarkan undang-undang.

Jangan berpendapat pajak hanya urusan bagian akuntasi dan perpajakan tetapi semua departemen harus juga melek pajak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Sebagai seorang HR champion sudah seharusnya memahami pelaksanaan tugas-tugas diperusahaan dalam mengelola tenaga kerja secara lebih sistimatis dan efisien.Kenyatannya justru malah banyak pelaksana HRD yang malah alergi berat dengan yang namanya pajak, seolah itu bukan urusannya. Padahal efisien biaya bukan berarti hanya mengurangi jumlah biaya tenaga kerja tetapi juga memahami aspek pajaknya karena penerapan kebijakan yang salah akan mengakibatkan denda dan sanksi yang berakibat fatal bagi perusahaan.

Semua kebijakan dan fasilitas tenaga kerja ada aturan pajaknya, tidak hanya saat membayar gaji saja. Disinilah pentingnya memahami perpajakan di devisi HRD baik pada saat merekrut, membayar, pensiun maupun segala kebijakan yang berhubungan dengan fasilitas tenaga kerja. Misalnya PPH pasal 21 pegawai dengan status dalam negeri atau asing, kontrak, begitu juga bagaimana perlakuan pajak untuk fasilitas Car Ownership Program, pengobatan, bonus saham, p elatihan, THR, bonus, gratifikasi, tantiem, jenis natura, outsourcing, PPN, PPH pasal 23, Tenaga ahli, tunjangan, sumbangan, klaim perjalanan dinas, surat tugas dinas luar, gathering, pelatihan, iklan lowongan, recruitment, JHT, canteen, pesangon dan masih banyak lagi.

Sasaran Pelatihan

Peserta bisa memahami tentang selayang pandang perpajakan baik pajak daerah dan pajak pusat:
  • Peserta mampu melakukan penghitungan SPT PPh Pasal 21 dengan efektif dan efisien,
  • Peserta dapat mengetahui dan memahami peraturan-peraturan terbaru terkit dengan masalah ketenagakerjaan sehingga dapat merumuskan kebijakan yang tepat dan menghemat pajak.
  • Peserta mampu melaksanakan tax planning atas semua transaksi yang berhubungan dengan aktivitas HRD.

Pelatihan ini disampaikan dengan penggunaan metode pemaparan, Diskusi, tanya jawab, dan praktek penghitungan pph pasal 21/26 dengan menggunakan program exel yang diberikan secara gratis.

 

LP2M ARAY sebagai tempat pelatihan IT profesional, memberikan solusi yang dapat membantu organisasi dan para profesional untuk meningkatkan kemampuan IT dengan hasil yang lebih baik, peningkatan produktivitas dan efisiensi dalam bekerja. Solusi pelatihan kami rancang dapat memaksimalkan kemampuan peserta pelatihan dengan metode yang komprehensif. Jika anda adalah seorang profesional yang mencari keahlian untuk menemukan cara untuk mencapai keberhasilan bidang IT, maka LP2M ARAY adalah mitra yang tepat untuk Anda sebagai solusi pelatihan terpadu.

NB: Pelatihan ini di peruntukan bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Umum.


Outline Materi Training

1.	Selayang pandang perpajakan daerah dan pusat.
2.	Objek dan Non Objek Pemotongan PPh Pasal 21.
3.	Kewajiban Pemotong Pajak.
4.	Pedoman merumuskan kebijakan dan fasilitas tenaga kerja.
5.	Penghitungan PPH pasal 21 untuk penghasilan bulanan/tahunan
6.	PenghitunganPPh pasa 21 untuk penghasilan teratur dan tidak teratur
7.	Apa maksud metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai.
8.	Penghasilan untuk pegawai yang pindah tugas, pegawai ekspatriat, pegawai meninggal dunia harus disetahunkan?
9.	Penghasilan pegawai yang mulai bekerja atau berhenti bekerja pada tahun berjalan tanpa metode penyetahunan penghasilan.
10.	Penghasilan non pegawai tetap seperti honor tenaga ahli dan upah satuan/borongan/harian.
11.	Prinsip taxable - deductible
12.	 Tax Planning PPh Pasal 21/26 . 
	

Biaya Reguler: Rp 2.250.000


Durasi
1 Hari Jam 9 s/d 17, atau 2 hari @ 4 jam, Total 8 jam


Note :
Peserta membawa laptop Minimal OS Windows 7, dengan memory minimal 2 Gb


*Syarat : Mahasiswa aktif S1/D3, menunjukan kartu mahasiswa


Kursus Perpajakan Lanjutan

LP2M menyelenggarakan juga Training Accounting Perpajakan Lanjutan untuk memudahkan para pengguna melakukan pelaporan keuangan, hingga pembuatan neraca lajur yang saling terintegrasi, yaitu untuk keperluan Lanjutan seorang Accounting di Perkantoran. Training ini akan mengarahkan para pesertanya untuk menjadi Staf Accounting yang lebih baik, Mahir dalam membuat laporan keuangan u Perpajakan, pembuatan neraca dan Mahir dalam Pembuatan berbagai kasus transaksi perpajakan

Tutorial

Link Pembelajaran PAJAKHRD LP2M ARAY